Powered By Blogger

Selasa, 12 Februari 2013

This Month.. Spesial of affection..

Di dalam hatiku. Di dalam hatimu. Kusimpan cintamu. Untuk selamanya; Kepegang tanganmu. Kau pegang tanganku. Kita satu langkah. Kita satu tujuan. Menuju bahagia; Berjanji kuberjanji. Setulus hati ini.Tak akan kuingkari. Kasih, aku cinta padamu; Tuhan bimbinglah kami. Dalam menggapai cita. Menuju bahtera cinta. Kasih, aku cinta padamu
Bukan bermaksud ingin bernostalgia, apalagi beromantis-romantisan jika penulis mengawali tulisan ini dengan petikan syair lagu Desy Ratnasari “Aku Cinta Padamu” di atas. Akan tetapi lirik lagu tersebut mencoba mengajak pembaca untuk merenungi apa yang terjadi di Bulan Pebruari 2009 ini.
Memasuki bulan Pebruari setiap tahunnya, dunia ini seakan-akan hanya satu warna. Mall, Pusat Perbelanjaan, dan beberapa tempat-tempat yang biasanya ramai dikunjungi orang biasanya ditata dengan dominan warna pink yang oleh sebagian besar masyarakat khususnya generasi muda menyebutnya sebagai warna kasih sayang. Tempat-tempat hiburan pun hanya menyajikan lagu-lagu yang bertemakan kasih sayang, percintaan, dan pacaran. Tulisan yang sering terbaca hanyalah cinta or love.
Memang, 14 Pebruari, bagi orang barat dirayakan sebagai hari kasih sayang yang lebih dikenal sebagai “Valentine day”. Tapi entah kenapa, budaya valentine day ternyata juga telah terjangkit bagi sebagian remaja Islam Indonesia?
Tak dapat dipungkiri, kasih sayang adalah pemberian Allah SWT kepada hamba-Nya. Dari sifat ke-Maha Sucinya Allah, kasih sayang itu memunculkan cinta sebagaimana pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta”. Bentuk cinta tidak dapat diterka, tetapi dampaknya luar biasa. Cinta adalah software yang Allah SWT ciptakan pada manusia, yang dapat mengangkat harkat manusia jika manusia itu berhasil mengemas cinta yang tepat dijalan-Nya. Akan tetapi, kenyataannya tidak sedikit ada kemaksiatan, perzinahan yang muncul atas nama cinta.
Allah SWT dalam Surat Al-Hujurat : 13 menyebutkan bahwa Allah SWT menciptakan manusia laki-laki dan perempuan lalu dijadikannya berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling mengenal. Firman Allah SWT tersebut merupakan suatu bukti diakuinya hubungan antar manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Kendati demikian, kita tetap dituntut untuk mengutamakan hubungan dengan Allah (Hablun Minannas, wa Hablun Minallaah).
Rasa kasih sayang dan cinta terhadap lawan jenis yang merupakan karunia-Nya, harus disyukuri dengan memanfaatkannya melalui upaya penting yang tidak bertentangan dengan hukum-Nya. Dengan demikian, cinta terhadap lawan jenis bukan suatu yang terlarang dalam Islam. Jadi, laki-laki mencintai perempuan bergitupun sebaliknya itu dijamin 100% halal sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam surat Ali-Imran : 14 yang artinya “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang dicintai yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah-ladang. Itulah kesenangan didunia dan Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)”.

Kasih sayang dalam Islam terhadap sesama tidaklah terbatas dengan waktu dan dimanapun berada, baik untuk keluarga, kerabat, dan sahabat yang semuanya masih dalam koridor-koridor agama Islam itu sendiri. Nabi Saw., bersabda : "Cintailah manusia seperti kamu mencintai dirimu sendiri." (H.R. Bukhari). Islam sangat melarang keras untuk saling membenci dan bermusuhan, namun sangat menjunjung tinggi akan arti kasih sayang terhadap umat manusia. Rasulullah saw. bersabda : "Janganlah kamu saling membenci, berdengki-dengkian, saling berpalingan, dan jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Juga tidak dibolehkan seorang muslim meninggalkan (tidak bertegur sapa) terhadap sudaranya lewat tiga hari" HR. Muslim. Kasih sayang diwujudkan dalam bentuk yang nyata seperti silaturahmi, menjenguk yang sakit, meringankan beban tetangga yang sedang ditinpa musibah, mendamaikan orang yang berselisih, mengajak kepada kebenaran (amar ma'ruf) dan mencegah dari perbuatan munkar. Untuk itu Momen Februari adalah memberi inspirasi kepada setiap insan untuk lebih mencurahkan kasih sayang kepada sesama. Sebagai kampanye tentang makna kasih.

Disadur dari ;
Oleh : Yasser Arafat AMP, S.Pd
Pembina SMA Negeri 1 Maniangpajo
campus-cemara.blogspot.com
 dan diedit oleh ; Dicky Igus
tambahan bacaan.
http://www.fimadani.com/beda-cinta-vs-kasih-sayang/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar