Powered By Blogger

Jumat, 13 September 2013

Ruang Cinta yang Esa

Terlalu banyak berhenti diruang tunda kehidupan yang sunyi. Kulewati dengan hampa tak bermakna. Sejauh mana jejak yang telah kucetak tak bergerak menghitung langkah yang sia-sia. Kehidupan mengarti sia-sia fana berurai hampa. Kemanakah arah ini kutuju. Takmampukah ku menajdi sesuatu. Puaskah menajdi baying-banyang semu yang ragu. Istilah untuk para pecinta kekalahan berselimut ketakutan.
Seberapa kecil jaringan yang kita punya bukan berarti tersekat oleh rapatnya idealism melainkan memperluas arah pemikiran agar menilai berbagai kondisi dengan variasi kehidupan melalui sudut pandang objektif yang berbeda.

 Ingin melukis harapan dibatas kesadaran terhujat impian. sudahkah keyakinan menjadi landasan yang mampu bergulat dengan kelemahan perbuatan dan usaha. Akankah percepatan dimiliki oleh hati yang lemah bimbingan. Ak hanya percaya satu. Tak ada duanya. Cintaku hanya satu. Tak ingin bercanda dengan gairah hasrat yang meradu. Biarkan menggebu untuk kuseduh indahnya keyakinan satu yang Esa.