Terlalu banyak berhenti diruang tunda kehidupan yang sunyi.
Kulewati dengan hampa tak bermakna. Sejauh mana jejak yang telah kucetak tak
bergerak menghitung langkah yang sia-sia. Kehidupan mengarti sia-sia fana
berurai hampa. Kemanakah arah ini kutuju. Takmampukah ku menajdi sesuatu.
Puaskah menajdi baying-banyang semu yang ragu. Istilah untuk para pecinta
kekalahan berselimut ketakutan.
Seberapa kecil jaringan yang kita punya bukan berarti
tersekat oleh rapatnya idealism melainkan memperluas arah pemikiran agar
menilai berbagai kondisi dengan variasi kehidupan melalui sudut pandang
objektif yang berbeda.
Ingin melukis harapan
dibatas kesadaran terhujat impian. sudahkah keyakinan menjadi landasan yang
mampu bergulat dengan kelemahan perbuatan dan usaha. Akankah percepatan
dimiliki oleh hati yang lemah bimbingan. Ak hanya percaya satu. Tak ada duanya.
Cintaku hanya satu. Tak ingin bercanda dengan gairah hasrat yang meradu.
Biarkan menggebu untuk kuseduh indahnya keyakinan satu yang Esa.
